Hukum Ohm
Kurikulum: KS3, GCSE, cycle 4, 2de, Sek I, HS, AP2, IB B.5
Tujuan¶
Menentukan hubungan antara arus yang melalui resistor dan tegangan pada resistor tersebut.
Rangkaian¶
Sumber 5 V, amperemeter, dan resistor 100 Ω; voltmeter dihubungkan paralel dengan resistor.
Langkah kerja¶
- Dengan kenop tegangan, atur sumber ke 0 V.
- Naikkan tegangan bertahap 1 V hingga 10 V dan pada setiap tahap catat pembacaan amperemeter dan voltmeter.
- Buat grafik arus terhadap tegangan.
- Dari grafik, tentukan hambatan \(R = U / I\).
Hasil yang diharapkan
Pada 5 V amperemeter menunjukkan sekitar 49,7 mA dan voltmeter sekitar 4,97 V. Titik-titik terletak pada garis lurus yang melalui titik asal: arus sebanding dengan tegangan. \(R = U / I\) ≈ 100 Ω pada setiap tahap; pada 10 V arusnya sekitar 99 mA.
Pertanyaan¶
- Bagaimana kemiringan grafik akan berubah jika Anda menggunakan resistor 200 Ω?
- Mengapa voltmeter menunjukkan nilai sedikit lebih kecil daripada nilai yang diatur pada sumber?
Jawaban
- Kemiringan grafik adalah \(I / U = 1 / R\), sehingga dengan 200 Ω kemiringannya menjadi setengahnya: pada setiap tegangan arusnya tinggal setengah, sekitar 50 mA pada 10 V, bukan 99 mA.
- Sumber memiliki hambatan dalam 0,5 Ω, dan amperemeter serta kabel menambah sedikit lagi. Arus menimbulkan penurunan tegangan beberapa perseratus volt pada hambatan-hambatan itu, sehingga resistor mendapat tegangan sedikit lebih kecil daripada yang diatur pada sumber: sekitar 4,97 V, bukan 5 V.